.SELAMAT DATANG DI WEB BLOG ROWADI™ .

Kamis, Desember 15, 2011

PROFIL PERSIJA JAKARTA

Persija (singkatan
dari Persatuan Sepak Bola
Indonesia Jakarta) adalah
sebuah klub sepakbola
Indonesia yang berbasis
di Jakarta. Persija saat ini
berlaga di Liga Super
Indonesia.
Persija didirikan pada 28
November 1928, dengan
cikal bakal bernama
Voetbalbond Indonesish
Jakarta (VIJ). VIJ
merupakan salah satu
klub yang ikut
mendirikan Persatuan
sepak bola Seluruh
Indonesia (PSSI) dengan
keikutsertaan wakil VIJ,
Mr. Soekardi dalam
pembentukan PSSI di
Societeit Hadiprojo
Yogyakarta, Sabtu 19
April 1930. Pada tahun
1950 VIJ resmi
mengganti namanya
menjadi Persija Jakarta.
Klub ini mendapatkan
perhatian yang besar
dari mantan Gubernur
Jakarta, Sutiyoso, yang
merupakan Pembina
Persija. Bang Yos, begitu
sapaan akrab Sutiyoso
pada tahun 1997 juga
merupakan aktor dibalik
pergantian warna
kebesaran Persija dari
merah ke
oranye.Kelompok
pendukungnya
bernama The Jakmania.
Saat ini Persija dilatih
oleh Rahmad
Darmawan dibantu oleh
asisten Francis
Wawengkang.
Pada zaman Hindia
Belanda, nama awal
Persija adalah VIJ
(Voetbalbond
Indonesische Jacatra).
Pasca-Republik Indonesia
kembali ke bentuk negara
kesatuan, VIJ berganti
nama menjadi Persija
(Persatuan sepak bola
Indonesia Jakarta). Pada
saat itu, NIVU
(Nederlandsch Indisch
Voetbal Unie) sebagai
organisasi
tandingan PSSI masih
ada. Di sisi lain, VBO
(Voetbalbond Batavia en
Omstreken) sebagai bond
(perserikatan) tandingan
Persija juga masih ada.
Terlepas dari takdir atau
bukan, seiring dengan
berdaulatnya negara
Indonesia, NIVU mau
tidak mau harus bubar.
Mungkin juga karena
secara sosial politik
sudah tidak kondusif
(mendukung). Suasana
tersebut akhirnya
merembet ke
anggotanya, antara lain
VBO. Pada pertengahan
tahun 1951, VBO
mengadakan pertemuan
untuk membubarkan diri
(likuidasi) dan
menganjurkan dirinya
untuk bergabung dengan
Persija. Dalam
perkembangannya, VBO
bergabung ke Persija.
Dalam turnamen segitiga
persahabatan, gabungan
pemain bangsa Indonesia
yang tergabung dalam
Persija "baru" itu
berhadapan dengan
Belanda dan Tionghoa.
Inilah hasilnya: Persija
(Indonesia) vs Belanda
3-3 (29 Juni 1951),
Belanda vs Tionghoa 4-3
(30 Juni 1951), dan
Persija (Indonesia) vs
Tionghoa 3-2 (1 Juli
1951). Semua
pertandingan
berlangsung di lapangan
BVC Merdeka Selatan,
Jakarta.
Prestasi Persija
(Nasional)
Perserikatan :
* Tahun 1931, Juara
Perserikatan, sebagai VIJ
Jakarta (1)
* Tahun 1933, Juara
Perserikatan, sebagai VIJ
Jakarta (2)
* Tahun 1934, Juara
Perserikatan, sebagai VIJ
Jakarta (3)
* Tahun 1938, Juara
Perserikatan, sebagai VIJ
Jakarta (4)
* Tahun 1964, Juara
Perserikatan (5)
* Tahun 1973, Juara
Perserikatan (6)
* Tahun 1975, Juara
Perserikatan, bersama
dengan PSMS Medan (7)
* Tahun 1977, Juara
Perserikatan (8)
* Tahun 1979, Juara
Perserikatan (9)
* Tahun 1990, Peringkat
Ke-10 Perserikatan
Liga Indonesia :
* Tahun 1994, Peringkat
Ke-18 Divisi Utama
Wilayah Barat
* Tahun 1995, Peringkat
Ke-13 Divisi Utama
Wilayah Barat
* Tahun 1996, Peringkat
11 Wilayah Barat
* Tahun 1998, Semifinalis
* Tahun 1999, Semifinalis
* Tahun 2001, Juara Liga
Indonesia (10)
* Tahun 2002, 8 Besar
Liga Bank Mandiri
* Tahun 2003, Peringkat
8 Liga Bank Mandiri
* Tahun 2004, Peringkat
3 Liga Bank Mandiri
* Tahun 2005, Runner-Up
Liga Indonesia
* Tahun 2006, Liga
Indonesia 8 Besar
Liga Super Indonesia :
* Tahun 2009, Peringkat
7 Liga Super Indonesia
* Tahun 2010, Peringkat 5
Liga Super Indonesia
* Tahun 2011, Peringkat 3
Liga Super Indonesia
Piala Indonesia :
* Tahun 2005, Runner-Up
Copa Indonesia
* Tahun 2006, Copa
Indonesia Juara 3
* Tahun 2007, Copa
Indonesia Juara 3
Prestasi Persija
(Internasional)
* Tahun 2000, Juara Piala
Sultan Brunei Darussalam.
Note : Hingga saat ini,
Persija Jakarta
merupakan satu-satunya
tim yang belum pernah
terdegradasi sepanjang
sejarah kompetisi di
Indonesia.
Data Detail
From :
Indonesia -
List of
Champions
Perserikatan (
rsssf.com)
Dutch East
Indies (Java)
city champions
Year Winners

Tidak ada komentar: